Translate

Showing posts with label Children Classics Literature. Show all posts
Showing posts with label Children Classics Literature. Show all posts

Friday, September 20, 2013

Children Classic's Literature "HEIDI"

Judul Asli : HEIDI
Copyright © Johanna Spyri
Penerbit Atria
Alih Bahasa : Johanna Spyri
Editor : Indah Nurchaidah & Jia Effendie
Pewajah Isi : Aniza Pujiati
Desain Sampul : Aniza Pujiati | Ilustrasi : Ella Elviana
Cetakan I : Desember 2009 ; 398 hlm ; ISBN 978-979-1411-72-1
Rate : 4 of 5~ Re-Blogged from HobbyBuku’s Classic ~

Heidi adalah salah satu kisah klasik yang kukenal justru melalui versi adaptasi film di televisi semasa kecil yang menjadi kenangan kisah yang menarik dan tak mudah dilupakan. Ketika akhirnya memperoleh kesempatan untuk membaca versi terjemahannya, ternyata pengalaman menyenangkan itu kembali bahkan jauh lebih berkesan dengan untaian kalimat yang disampaikan oleh sang penulis melalui para tokoh dalam kisah ini.

Sebuah kisah yang sebenarnya sangat ‘simple’ tetapi berkat kejelian penulis yang melukiskan pemandangan alam liar di pegunungan Alpen di Swiss, serta karakter gadis cilik bernama Heidi yang mampu memikat baik para tokoh lain dalam kisah ini, sekaligus para pembacanya, menjadikan Heidi sebuah kisah yang tak akan pernah bosan untuk disimak berulang kali.

Monday, July 22, 2013

Children Classic's Literature "EIGHT COUSINS"

Books “DELAPAN SEPUPU”
Judul Asli : EIGHT COUSINS
By Louisa May Alcott
Copyright © 1882 by James R. Osgood & Co., United States
Penerbit Orange Books
Alih Bahasa : Berlianti M. Nugrahani
Pemeriksa Aksara : Richanadia
Ilustrasi Sampul & Isi : Ella Elviana
Desain Sampul : Windu Tampan
Cetakan I : Februari 2011 ; 384 hlm             
[ Conclusion in English ]
~ Reblogged from HobbyBuku's Classic ~

Rose Campbell kini yatim piatu tepat di usia 13 tahun. Beruntunglah masih ada sanak keluarga terdekat yaitu para bibi dari keluarga ayahnya. Meski Bibi Plenty dan Bibi Peace memberikan semua kenyamanan dan kebebasan bagi gadis cilik itu untuk menjalani kehidupan barunya, mereka tak mampu menghapus kesedihan dan kemuraman yang menyelubungi jiwa dan pikiran Rose. Berbagai cara ditempuh guna mengembalikan keceriaan dan kebahagiaan Rose, namun tak satu pun berhasil, hingga keduanya mengambil langkah terakhir yang dianggap mengundang resiko cukup tinggi bagi ketenangan mereka berdua.

Children Classic's Literature "THE HAPPY PRINCE & OTHER STORIES"

“PANGERAN BAHAGIA”    
Judul Asli : THE HAPPY PRINCE & OTHER STORIES
Copyright © Oscar Wilde, 1888
Penerbit : PT Serambi Ilmu Semesta
Alih Bahasa : Risyiana Muthia
Editor : Dian Pranasari         
Proofreader : Adi Toha & Dinar Ramdhani Nugraha
Cover by IG Grafix
Cover Illustration by Charles Robinson [ from The Happy Prince & Other Stories by Oscar Wilde ; published by David Nutt, Londin, 1888
Cetakan I : April 2011 , 108 hlm
~ Reblogged from HobbyBuku's Classic ~

Mengenal nama Oscar Wilde lewat karyanya The Picture of Dorian Gray serta karya lakonnya yang sangat menggelitik The Importance of Being Earnest, ternyata rasa humornya yang unik dan terbilang ‘satir’ serta kejeliannya dalam menyoroti sifat serta karakter manusia, juga muncul dalam buku yang merupakan kumpulan cerita pendek ini. Awalnya kuduga ini sekedar dongeng kanak-kanak belaka, namun setelah membaca satu demi satu, sungguh mengejutkan, dibalik permainan dongeng serta legenda yang menakjubkan, tersembunyi pesan-pesan yang cukup ‘blak-blakan’ bagi pembaca anak-anak atau remaja. 

Sunday, July 21, 2013

Children Classic's Literature "A LITTLE PRINCESS"

Judul Asli : A LITTLE PRINCESS
Copyright © Frances Hodgson Burnett
Penerbit Atria
Alih Bahasa : Teguh Hari
Editor : Jia Effendie & Ida Wajdi 
Cover by Aniza Pujiati
Cover Illustration by Ella Elviana
Cetakan I : April 2010 , 340 hlm
~ Reblogged from HobbyBuku's Classic ~

Sara Crewe adalah gadis cilik yang luar biasa. Bukan karena ia cantik dan menawan, atau karena ia putri tunggal Kapten Crewe yang kaya-raya yang selalu memberikan yang terbaik untuk putri kesayangannya. Bukan pula perilakunya yang santun dan anggun bagaikan seorang putri raja yang jauh lebih dewasa dari usianya. Melainkan karena ia sama sekali tidak sombong, bahkan murah hati dan penuh kasih terhadap siapa saja yang kekurangan maupun tampak lemah dan teraniaya. Ia juga tidak manja meskipun bergemilang harta benda, ia sangat cerdas meski tak suka menonjolkan pengetahuannya, menyukai dan membimbing mereka yang lamban dalam pelajaran. Meski demikian, kehidupan baru yang dijalaninya sebagai salah satu murid di Sekolah Asrama Nona Minchin di London, sungguh tidak mudah dengan adanya siswa-siswa senior yang iri dan dengki akan keberuntungannya, bahkan orang dewasa pun tidak menyukai ke-sempurna-an kehidupan yang ia jalani. 

Tuesday, March 5, 2013

Children Classic's Literature " A CHILD'S DREAM OF A STAR"



Books “ANAK YANG MEMIMPIKAN BINTANG”
Judul Asli : A CHILD’S DREAM OF A STAR
[ from Charles Dickens’ Ghost Stories : Second Story ]
Copyright © by Charles Dickens
Penerbit Mediakita
Alih Bahasa : Jarot Setyaji
Desain Cover : Indra Fauzi
Ilustrasi Cover © Natanii [ source : www.istockphoto.com ]
Cetakan I : 2012 ; 256 hlm
[ also read on e-book version ]
~ Reblogged from HobbyBuku's Classic ~

Dahulu kala hiduplah dua kakak beradik yang saling menyayangi dan senantiasa melakukan apa pun bersama-sama. Sang kakak – seorang bocah laki-laki yang gemar berkelana, menjelajahi berbagai kehidupan luar dan merenungkan berbagai hal. Sang adik – gadis mungil yang ceria dan selalu menemani sang kakak, bertanya tentang apa pun yang mereka temukan serta lihat, tentang keelokan bunga-bunga, tentang  tinggi dan birunya langit, tentang gemercik air yang mengalir di pegunungan. Namun yang paling mereka sukai adalah memandang langit bebas di malam hari, melihat bintang-bintang nan cemerlang, dan ada satu bintang paling terang yang selalu muncul terlebih dahulu diantara bintang-bintang lainnya. Bintang tersebut selalu muncul setiap hari, berada di posisi yang sama, menyapa kedua bocah malam menjelang mereka terlelap. Bintang dan kedua bocah ini menjadi sahabat erat yang mengingatkan akan kebesaran Tuhan. Kemudian suatu saat terjadi peristiwa menyedihkan, mereka harus berpisah. Salah satu diantara mereka harus pergi ke tempat yang tampak dekat di depan mata, namun tak terjangkau karena berada di dunia yang berbeda. Namun tali kasih diantara mereka tetap terjalin kuat seiring perkembangan waktu, melalui berbagai cobaan serta badai kehidupan yang menyedihkan serta menyayat hati. Semuanya harus dijalani, hingga tiba waktunya untuk mereka semua berkumpul kembali di tempat yang indah dan menyenangkan – suatu saat, di waktu yang tepat.

[ source ]
My Random Though :
This is a very-very short story, but then again Dickens prove his talent on writing about the meaning of life and praising God’s Love on His Child. What can I say when the lost of beloved one are turn into story that give us hope, not to turn bitter nor blame it the sadness we got, but to hold in faith that someday we all will be reunited again. You can said it’s childish story, but again for me it’s so sweet and touch my feelings, I even don’t care if everybody mocks me as big-whimpy-girl, if  you don’t care or even touch by the story, well it might be you got no feelings at all ... 

[ more about this author, books and related adaptations, check on here : Charles Dickens | A Child’s Dream of A Star  ]

Best  Regards,
* Secret Garden *
 

Children Classic's Literature "TREASURE ISLAND"



Judul Asli : TREASURE ISLAND
Copyright © by Robert Louis Stevenson
Penerbit Atria
Alih Bahasa : Mutia Dharma
Editor : Ida Wajdi & Pujia Pernami
Illustrasi : Ella Elviana
Desain Cover  : Hadi Mahfudin
Cetakan I : April 2011 ; 196 hlm
[ Review in Bahasa Indonesia & English ]
~ Reblogged from HobbyBuku's Classic ~

“Lima belas orang di dalam peti mati – Yo-ho-ho, dan sebotol rum!
Minumlah dan biarkan iblis beraksi – Yo-ho-ho dan sebotol rum!”

Membaca kalimat ini, mau tidak mau terbayang wajah para bajak laut ala Johnny Deep yang terkenal melalui Trilogi “The Pirate of Carrabiens” – para petualang lautan ganas yang memilih hidup bebas, tanpa keterikatan, bersenang-senang tak pernah memikirkan hari esok. Menjarah-merampok-dan membunuh korban tanpa perasaan bersalah. Memperebutkan Harta Karun antar sesama bajak laut, berkhianat, berdusta dan menghasut satu sama lain. Sebuah kehidupan yang seru sekaligus mengerikan, terutama jika dirimu terlibat di dalamnya. 

Jim Hawkins hanyalah seorang pemuda berusia 17 tahun, yang sibuk membantu kedua orang tuanya dalam mengurus penginapan bernama ‘Admiral Benbow’ – ketika suatu hari muncul seorang pelaut tua yang aneh dan misterius tinggal di tempat mereka. Sosok yang tak diketahui namanya ini, bertingkah laku serba rahasia, tak suka bersosialisasi, bahkan cenderung menyembunyikan diri dan senantiasa dalam kondisi ketakutan, penuh curiga terhadap siapa pun, kecuali terhadap Jim. Ia berpesan kepada Jim untuk selalu waspada terhadap kedatangan bajak laut mengerikan yang hanya memiliki satu kaki normal dan satu kaki palsu dari kayu.

Monday, February 18, 2013

Children Classic's Literature "LITTLE LORD FAUNTLEROY"



Original Title : LITTLE LORD FAUNTLEROY
Copyright ©  by Frances Hodgson Burnett
Illustrated by Roberto Tomei
Puffin Classic Books | 238 p
Cover image by Charles Edmund Brock
[ courtesy of Mary Evans Picture Library ]
~ read e-book version at HERE ~

Cedric Errol was only seven years old when his papa got sick and dies after a week. Now he live only with his mamma, alone in a little house New York. But he still happy because he had so many friends like Mr. Hobbs – the grocery man in store, Dick – a boot-black boy, and Bridget, who have twelve children and sick husband. Then, one day, a stranger come to their house. His name is Mr. Havisham, a lawyer for the Earl of Dorincourt – Cedric’s grandfather. Mr. Errol – Cedric’s father was a young one between three brothers and Lord Fauntleroy’s favorite, until he marry an American woman who not only poor also had no relative. Then Lord Fauntleroy never – ever contact his young son what so ever. Until now. Appearantly, all the three children are dead, and the one living heirs is little Cedric. Now he must go and live in England, as the new Lord Fauntleroy. 

Ceddie – that’s his nickname, had to face different kind of living, leaving his neighbourhood, close friends and everything he love. But little Ceddie was a remarkable boy, he has big heart even as a little boy. His mamma told him that far away in England, there’s his grandfather he never meets, and he is the only family they got left. His mamma didn’t told him that Lord Fauntleroy was an angry, bad-tempered old man, bitter, grumpy and hated his son’s wife. Even they both leaving America, go into the journey to England, soon after they arrival, little Ceddie will live in Dorincourt Castle with his grandfather, while his mamma had to live in different house called Court Lodge. His mamma is a wonderful woman, she had pity on the old man and she also thinking only for Ceddie happines. So she manage her new life, even accepted by the society, because everybody else in the village love her, as they all love the new Little Lord Fauntleroy. 

[ source ]
But how little Ceddie or now called as Little Lord Fauntleroy handle his old grumpy and demanding grandfather ? Can he makes a relationships with this awful-bitter man ? And how he gonna act or rules as the owner and the new leader in Dorincourt ? After all he just only seven years old. Then while our Little Lord Fauntleroy trying to manage his new life and responsibilty, came a very surprising news – something that had to do with the others heirs of Dorincourt, who just appears lately, after Ceddie and his mamma alreday stays for a while ...

I know that Frances Hodgson Burnett are known by her book’s “The Secret Garden” – but this is her first book I’ve reads and just falling-in-love with it. There’s many children’s literature has describesion surrounding the life between wealthy and poorest, and the value on what’s right and what’s wrong. Little Lord Fauntleroy just another good examples if you looking for the lovable stories with great value too. Between my ‘heavy-duty’ pile of books, reading this kind of stories was like a fresh air that can clear my mind, makes me smile and feels ‘warmth’ inside my heart. This is a perfect recipe if you have a dull-boring days, even the grumpy, bad-tempered man finally can laugh and be happy, now can we stand too long to be unhappy too ... (^_^)

[ more about the author, books and related adaptations, check on here : Frances Hodgson Burnett | Little Lord Fauntleroy | Adaptations ]

Best Regards,
* Secret Garden *
 

Friday, January 25, 2013

Children Classic's Literature "LITTLE HOUSE ON THE PRAIRIE"



Books “RUMAH KECIL DI PADANG RUMPUT”
Judul Asli : LITTLE HOUSE ON THE PRAIRIE
[ book 2 of Little House Series ]
Text copyright © 1932 by Laura Ingalls Wilder
Copyright renewed © 1959 by Roger L. MacBride
Pictures copyright © 1953 by Garth Williams
Penerbit BPK Gunung Mulia
Alih Bahasa : Djokolelono
Cetakan ke-8 : 2000 ; 288 hlm
[ Review In Indonesia & English ]

Laura, Mary, Pa dan Ma serta si bayi Carrie, akhirnya pergi meninggalkan Rimba Besar. Menurut Pa, kehidupan tenang dan damai sudah tak ada di sana, terlalu banyak hunian baru, orang-orang yang membuka lahan serta membangun rumah, lalu lintas semakin ramai, sehingga hutan mulai gundul dan hewan-hewan liar menghilang, yang berimbas pada sulitnya berburu karena mereka menjadi langka. Maka suatu hari, mereka selesai mengepak semua pelengkapan yang dibutuhkan dalam gerobak kereta, meninggalkan rumah kayu, perabot, ternak serta sanak keluarga yang masih tinggal di Rimba Besar. Mereka bersiap-siap mencari lahan baru yang lebih luas, subur dan memadai, dengan sumber alam tak terbatas. 

Children Classic Literature "EMILY OF NEW MOON"



Judul Asli : EMILY OF THE NEW MOON
( book 1 of Emily Trilogy )
Copyright © Lucy Maud Montgomery
Penerbit Qanita
Alih Bahasa : Ambhita Dhyaningrum
Editor : Ary Nilandari & Ocllivia D.P.
Desain Sampul : Windu Tampan
Cetakan I : Juli 2010 ; 524 hlm
[ Review in Indonesia & English ]

Emily Byrd Starr hidup bahagia di sebuah rumah terpencil di Lembah Maywood, berdua dengan sah ayah Douglas Starr serta Ellen Greene – pelayan sekaligus pengasuh Emily , terutama semenjak kematian sang ibu Juliet Starr ketika Emily baru berusia 4 tahun. Meski hidup sendiri, Emily memiliki banyak ‘teman’ yang dapat diajaknya bermain. Mulai dari Mike – kucing tampan dengan tubuh gemuk serta bulu halus kelabu tua dan mata besar bagai mata burung hantu, lalu Saucy Sal – kucing kurus dengan bulu kelabu bercampur putih bersih, telinga panjang dan mata hijau tua, serta petarung tak terkalahkan di wilayah tersebut. Emily juga bisa bermain-main di dekat Adam dan Hawa serta Pohon Pengetahuan, rangkaian pohon apel di atas bukit. Atau berlari bersama Dewi Angin melewati nona-nona birch yang cantik dan Pinus ayam Jago. Namun yang paling menakjubkan bagi Emily ketika Sang Kilat datang ‘berkunjung’ – membuat Emily merasa berada di dunia lain yang menggambarkan kekuasaan Alam Semesta.

“...yang kurasakan sekarang, aku tidak menyukai Tuhan lagi,” kata Emily. “Tentu saja kau menyukai Tuhan, Sayang. Kau taka akan bisa tidak menyukai-Nya. Tuhan adalah cint itu sendiri, kau tahu itu? Kata Douglass menjelang kematianya.”
Emily tidak paham betul maksud Ayah.. Tapi seketika dia merasa tidak takut lagi, kepahitan itu sudah berkurang, rasa duka tak tertahankan pun meninggalkan hatinya. Emily merasakan cinta ada di sekelilingnya, diembuskan oleh kelembutan agung tak kasat mata yang melingkupinya. Manusia tak boleh merasa takut atau khawatir di dalam cinta, dan cinta ada dimana-mana. Ayah hendak melewati pintu – bukan, dia hendak menyingkap tirai. Ayah akan masuk ke dunia yang pernah dilihat sekilas oleh Emily saat kemunculan Sang Kilat. Ayah akan berada di dalam keindahaan itu, tak terlalu jauh darinya, hanya di balik tirai yang melambai.
[ from ‘Emily of New Moon’ by L.M. Montgomery | p. 33 – 34 ]