Translate

Sunday, November 18, 2012

Books "PIPPI DI NEGERI TAKA-TUKA"

Judul Asli : PIPPI LANGSTRUMP I SODERHAVET
Copyright (c) by Saltkrakan AB / Astrid Lindgren 1948
Illustration by Roft Rettich
from German Edition : PIPPI IN TAKA-TUKA-LAND
Alih Bahasa : Agus Setiadi
Cover : Eduard Iwan Mangopang
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan ke-3 : Januari 2001 , 136 hlm
Rate : 4 of 5 

"Pippi masih ada di Pondok Serbaneka. Ia tidak jadi berangkat ke pulau Taka-Tuka dan masih bermain-main dengan Thomas dan Annika. Tidak ada yang bisa membuat Pippi meninggalkan sahabat-sahabat dan tempat tinggalnya yang unik. Bahkan ketika datang seorang laki-laki kaya dari kota besar yang hendak membeli dan meruntuhkan Pondok Serbaneka - ia harus berhadapan terlebih dahulu dengan gadis cilik yang kuat sekali.

[ source ]
Pippi menikmati hari-harinya di Pondok Serbaneka bersama kuda dan Mr. Nilsson, monyetnya. Tapi terkadang ia berkunjung ke rumah sebelah, tempat tinggal keluarga Settergren, keluarga Thomas dan Annika. Seperti saat Bibi Laura berkunjung, maka Pippi juga mengundang dirinya sendiri untuk datang bertamu. Meski bertingkah laku seenaknya bahkan tidak menggunakan aturan semestinya, Pippi sekali lagi berhasil membuat Bibi Laura yang sedang sedih jadi lebih gembira.

Saat liburan musim panas telah usai, dimana Thomas dan Annika harus kembali masuk sekolah seperti anak-anak yang lain, maka Pippi meluangkan waktunya untuk tetap berjumpa dengan mereka. Terutama saat hari pembagian hadiah oleh Mrs. Rosenblom di sekolah. Mrs. Rosenblom adalah wanita tua kaya raya yang setiap setengah tahun sekali mengadakan lomba bagi anak-anak yang manis, baik, dan rajin akan mendapatkan hadiah yang sudah dipersiapkan. Sedangkan yang tidak berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan akan menderita malu dan tidak mendapat hadiah apapun atau yang terjelek mereka mendapat hadiah celana dalam wol. Semua anak termasuk Thomas & Annika yang termasuk anak pandai, takut dan tegang menghadapi Mrs. Rosenblom. 

[ source ]
Tiba-tiba di tengah pembagian Pippi muncul. Bukan Pippi namanya jika tidak kehilangan akal dalam menjawab semua pertanyaan yang diajukan, walau semua jawabannya dianggap salah dan ngawur. Maka Pippi harus bergabung dengan barisan anak-anak yang dipermalukan. Melihat kesedihan anak-anak itu, Pipi mengadakan perlombaan menjawab pertanyaan sendiri. Pada akhirnya setiap anak-anak yang asalnya bersedih karena dianggap gagal oleh Mrs. Rosenblom, tetap dapat pulang dengan bahagia dan gembira - karena Pippi dengan baik hati memberikan hadiah satu keping emas dan sekantong besar permen. "Terima Kasih Pippi yang baik hati," kata mereka. "Ah, tidak usah berterima kasih, yang penting kalian selalu ingat bahwa aku menyelamatkan kalian dari kemungkinan mendapat hadiah celana dalam wol," kata Pippi.

Hari demi hari berlalu. Musim pun berganti dengan cepat. Musim gugur telah lewat, tak terasa sudah musim dingin. Dengan kesibukan sekolah yang makin tinggi, cuaca yang tidak mndukung, kondisi kesehatan Thomas dan Annika juga semakin menurun. Mereka semakin lesu, pipi pucat dan nafsu makan memburuk. Sampai akhirnya suatu hari mereka terserang penyakit campak. Satu-satunya yang dapat menghibur mereka saat harus beristirahat total di dalam kamar masing-masing adalah Pippi. Walau tidak diijinkan masuk karena takut tertular, Pippi menghibur sahabat-sahabatnya dengan permainan dan melucu lewat jendela. Seiring dengan berjalannya waktu, kondisi Thomas dan Annika mulai membaik walaupun masih lemas & pucat. Namun mereka semua dikagetkan dengan kedatangan sepucuk surat untuk Pippi. Surat dari ayahnya Sang Raja Pulau Taka-Tuka yang isinya mengabarkan bahwa ia akan menjemput Pippi untuk datang ke pulau. Seketika Thomas dan Annika kembali merasa lemas.

[ source ]
Maka pada suatu pagi yang indah di bulan Maret, kapal Kapten Efraim I. Langstrump memasuki pelabuhan. Para warga kota berkumpul menyambut kedatangannya. Pippi benar-benar merasa gembira dengan hal ini, lain halnya dengan Thomas dan Annika, mereka seperti menjalani suasana menyedihkan yang pernah terjadi sebelumnya. Namun kesedihan itu tidak berlangsung lama karena Pippi punya kejutan, Thomas dan Annika diajak berangkat dan tinggal bersama di pulau Taka-Tuka. Bahkan kedua orang tua mereka mengijinkan mereka berlibur untuk memulihkan kondisi kesehatan. (ini juga berkat saran dokter yang menganjurkan agar Thomas dan Annika berganti suasana). Maka bersiap-siaplah ketiga sahabat berserta awak kapal berlayar menuju pulau Taka-Tuka.

Setelah berlayar berhari-hari, akhirnya tibalah rombongan di pulau Taka-Tuka. Tentu saja kedatangan sang Raja yan dicintai rakyatnya disambut dengan meriah. Dengan segera sang Putri atau Pippi beserta kedua temannya mendapat teman-teman baru dan menyesuaikan diri dengan cepat. Banyak sekali pengalaman dan petualangan yang mereka alami. Mulai berganti pakaian yang sesuai (sehingga kulit mereka yang pucat segera berubah kecoklatan), menyusuri tebing, menjelajah gua-gua, bahkan menyelam mencari kerang mutiara di perairan yang banyak hiu-nya. Tapi yang paling menegangkan ketika seluruh orang dewasa penghuni pulau Taka-Tuka pergi ke pulau lain untuk menyertai sang Raja berburu babi hutan. Maka di pulau hanya tinggal anak-anak saja. Saat itulah pulau Taka-Tuka kedatangan sepasang penjahat, Jim dan Buck yang hendak merampok mutiara-mutiara yang berada di pulau tersebut. Namun penjahat tersebut tidak memperhitungkan adanya Pippi sebagai putri dan pemimpin pengganti sementara sang Raja tidak ada di tempat. Berkat akal cerdik dan kekuatan Pippi didukung anak-anak pulau, para penjahat berhasil diusir. 

[ source ]
Tak terasa sudah berbulan-bulan mereka berada di pulau Taka-Tuka. Thomas dan Annika mulai merindukan keluarga mereka, apalagi Natal semakin dekat. Maka suatu hari Pippi berkata, "Thomas, Annika mari kita kembali ke Pondok Serbaneka." Setelah melakukan persiapan dan perpisahan dengan sahabat-sahabat baru di pulau, Pippi, Thomas dan Annika berangkat berlayar dengan tujuan pulang sebelum Natal tiba. Ternyata perjalanan pulang tidak dapat berjalan lancar sesuai rencana. Perjalanan mereka memakan waktu lebih lama, sehingga saat akhirnya kapal mereka berlabuh di kota sudah mencapai awal bulan Januari. Walau gembira dan bahagia dapat berkumpul kembali dengan keluarganya, Thomas dan Annika merasa kehilangan akan peringatan Natal yang mereka lewatkan. Sekali lagi Pippi yang baik hati mampu menunjukkan kebesaran hatinya dengan memberikan kejutan besar bagi kedua sahabatnya."


Friday, July 6, 2012

RAD Enid Blyton's [ 1 ] : "THE ADVENTURES SERIES"


READ-A-LONG with ENID BLYTON ( 1 )

Minggu perdana kali ini tentang buku-buku yang menjadi teman dan penghibur semasa kecil dan memperkenalkan diriku bahwa ada dunia lain yang dialami anak-anak, dunia yang menyenangkan dan menghibur, penuh petualangan yang menegangkan, dan mampu menghilangkan kebosanan. Siapa lagi jika bukan karya-karya penulis ENID BLYTON (^_^)

Dengan nama lengkap Enid Mary Blyton Pollock Darrell Waters ( 1897-1968 ), penulis asal Inggris yang telah menghasilkan karya-karya tulis berupa novel, buku anak, dan puisi yang tersebar seantero dunia, diterjemahkan dalam berbagai bahasa.
Info lengkap tentang beliau : Enid Blyton's Site

Karya-karya beliau yang cukup terkenal dan sudah diterjemahkan di antaranya :
1.       Seri PETUALANGAN ( ADVENTURE Series )
2.       Seri LIMA SEKAWAN ( FAMOUS FIVE Series )
3.       Seri MALORY TOWERS ( MALORY TOWERS Series )
4.       Seri ST.CLARE ( ST. CLARE Series )
5.       Seri SAPTA SIAGA ( SECRET SEVEN Series )
6.       Seri EMPAT SEKAWAN ( BARNEY JUNIOR MYSTERY Series )
7.       Seri PASUKAN MAU TAHU ( MYSTERY Series )
8.       Seri SI BADUNG ( NAUGHTIEST GIRL Series )

Nah yang akan kubahas minggu ini termasuk ADVENTURE Series ( terjemahan Indonesia : seri Petualangan ). 

Tokoh-tokoh utama adalah kakak-beradik Philip dan Dinah, serta dua bersaudara Lucy-Ann dan Jack. Dua pasang bocah ini bukan saudara kandung, tetapi nantinya mereka menjadi satu keluarga besar setalah bersama-sama mengalami petualangan menegangkan yang nyaris merenggut nyawa masing-masing.

Philip bocah periang yang suka sekali dengan binatang, terutama berbagai jenis serangga. Dan herannya hewan-hewan tersebut juga bisa langsung ’lengket’ pada Philip, mengikuti bahkan benar-benar ‘menempel’ pada Philip, kemana pun ia pergi. 

Dinah – adik Philip, baik hati kecuali jika berhubungan dengan hewan-hewan peliharaan Philip yang cenderung menjijikan dan membuatnya merinding ( bayangkan membawa kadal, ular, laba-laba hehe ). Meski demikian Dinah seorang gadis yang pemberani dan tidak takut berpetualang karena dia memang tidak suka berdiam diri di dalam rumah, apalagi jika liburan tiba. 

Jack – anak yang periang tapi bertanggung jawab, terutama jika menyangkut adiknya tersayang Lucy-Ann. Jack sangat menyukai burung, dan senantiasa menantikan waktu liburan di mana ia bisa bepergian mengamati berbagai macam burung di lingkungan bebas. Dan Jack memiliki peliharaan unik, seekor burung kakak tua nakal bernama Kiki, yang juga suka bertualang, bahkan beberapa kali menyelamatkan nyawa anak-anak tersebut dengan tingkah laku yang bandel dan cerdik. 

Lucy-Ann gadis cilik yang lembut hati, merupakan kesayangan semua orang, namun yang paling Lucy-Ann sayangi tentu saja Jack – kakak sekaligus pahlawan pelindungnya, yang tidak pernah segan terjun langsung kapan saja Lucy-Ann membutuhkan bantuannya.  Jika harus memilih Lucy-Ann tidak suka dengan petualangan, ia lebih suka berdiam di rumah, tapi tentu saja ia tak mau jika ditinggal sendirian oleh saudara-saudaranya. Meski dianggap penakut, justru dalam keadaan berbahaya, Lucy-Ann berani melawan siapa saja yang menyakiti orang-orang yang dicintainya - termasuk Kiki si kakak tua bandel.

Jack dan Lucy-Ann, yatim-piatu yang menjadi akrab dengan Philip dan Dinah, dan kemudian mereka menjadi satu keluarga setelah petualangan mereka bersama. Selain ibu Philip dan Dinah, ada pula tokoh Bill Smugs - agen rahasia yang secara tidak sengaja terlibat dalam petualangan keempat anak itu, dan akhirnya menjadi sahabat karib yang senantiasa siap menolong kapan pun mereka butuh bantuannya.  Tentunya tenaga dan kemampuan Bill dibutuhkan karena petualangan mereka bukan hanya di Inggris, tetapi juga di Skotlandia, Wales, bahakn sampai ke Austria, Yunani dan Timur Tengah !!

Bukan saja kisah-kisahnya yang penuh dengan petualangan menegangkan, bahkan untuk buku-buku yang dibaca ulang beberapa kali, tak pernah ada bosannya meskipun sudah tahu plot –alur serta ending kisahnya, masih saja menarik … mengalahkan beberapa buku terbaru yang masuk bestseller saat ini, terkadang hanya sekali baca, tak pernah ada niatan untuk baca ulang kembali. 

Padahal jika dipikirkan, temanya tidak terlalu rumit, bahasa dan penyampaiannya pun cukup simple – tetapi justru itu yang membuatku tak pernah bosan. Apalagi dengan illustrasi yang sangat menarik, aku bahkan hunting edisi lama yang ada illustrasi covernya (^_^)

Saat ini penerbit yang memegang licence buku-buku Enid Blyton sedang cetak ulang, sehingga memberikan kesempatan bagi para penggemar untuk melengkapi koleksinya. 

Namun satu hal yang aku sayangkan, keputusan untuk mengganti cover depan yang merupakan ‘trade-mark’ buku-buku Enid Blyton dengan illustrasi yang memang mungkin berkesan untuk anak-anak, tetapi sungguh sangat *menjatuhkan nilai novel itu sebagai koleksi* … mungkin ini hanya diriku yang berpendapat demikian, tapi untuk seri-seri klasik, meskipun dalam edisi terjemahan, diriku menginginkan versi orisinal juga ditampilkan, karena itulah yang membedakan karya klasik dengan novel-novel baru.  Nah, bagaimana dengan pengalaman dan pendapat kalian ....

Best Regards,
* Secret Garden *

Friday, May 18, 2012

WINNERS OF MY BIRTHDAY GIVEAWAY 2012


MY BIRTHDAY GIVEAWAY 2012 it’s finally over (^_^) thank you for all partisipants and followers.

Hobby Buku akan senantiasa berusaha memberikan yang terbaik bagi kalian ... nah, tidak berlama-lama, siapakah yang beruntung dalam event khusus ini ?? 

“ jreng --- jreng --- jreng --- dung --- dung ---toet --- toet ---dung –dung --- jreng “


From Blog "HobbyBuku's Classic" : 


A NOTE FROM ICHIYO goes to “FENNY HERAWATI”


From Blog "MY FANTASY DREAMLAND" : 


THE MYSTERIOUS HOWLING goes to “DAMAR PUTRI”


From Blog "HobbyBuku's Mystery" : 


THE ELEPHANT CAN REMEMBER goes to “UPHIET KAMILAH”




DEWEY goes to “Asriani ‘Ally’ Purnama”


From Blog "Little Alice's Garden" : 


Voucher Discount 30% goes to “Putu Stephanie Apriliana”


From Blog "Alice's Wonderland" : 


Voucher Discount 30% goes to “Putu Stephanie Apriliana”


Untuk para Pemenang harap segera konfirmasi data alamat lengkap serta no.tlp / hp yang bisa dihubungi oleh kurir, kirim via email : hobbybuku[at]gmail[dot]com / via PM di FB HobbyBuku.

Untuk Pemenang hadiah Voucher Discount, silahkan konfirm judul buku pesanan, dan karena pemenang 2 buah voucher 30% adalah Putu Stephanie, berarti Anda berhak memilih 2 judul buku yang mau dipesan (^_^)

Sekali lagi SELAMAT untuk para Pemenang !!! Yang belum mendapat kesempatan, ikuti terus Hobby Buku akan selalu berikan Surprise dan Giveaway lainnya. Thanks again untuk semua pihak yang sudah ikut meramaikan My Birthday Giveaway ini. 

Best Regards,
* Hobby Buku * 

Wednesday, April 25, 2012

MY BIRTHDAY GIVEAWAY 2012

" MY BIRTHDAY GIVEAWAY host by Secret Garden "
MY BIRTHDAY GIVEAWAY with Blog-To-Blog
Karena ini adalah bulan spesial bagi diriku, sebagai pecinta buku semenjak diriku sudah bisa membaca dan menulis (^_^) … maka pada tahun ini aku ingin juga berbagi kesenangan dan kenikmatan dari berbagai kisah-kisah yang kusukai. 
MY BIRTHDAY GIVEAWAY ini serentak berlaku di setiap blog-ku, Anda boleh memilih mengikuti salah satu, atau mau mengikuti semuanya. Dan blog-blogKu yang berpartisipasi adalah : 
1. Blog HobbyBuku's Classic : A NOTE FROM ICHIYO by Rei Kimura

2. Blog My Little Garden of Story : DEWEY by Vicki Myron & Bret Witter
3. Blog Little Alice's Garden : Pick Own Gift by HobbyBukuShop

4. Blog My Fantasy Dreamland : THE MYSTERIOUS HOWLING by Maryrose Wood

5. Blog My Mystery Readings :  ELEPHANTS CAN REMEMBER by Agatha Christie
6. Blog Alice's Secret Garden : Pick Your Own Gift by HobbyBukuShop

 
Syarat Utama untuk mengikuti MY BIRTHDAY GIVEAWAY sangat mudah :
1. Birthday Giveaway ini terbuka untuk siapa saja yang berdomisili di Indonesia.
2. Pasang button “MY BIRTHDAY GIVEAWAY” pada sidebar blog Anda. 
3. Ikuti petunjuk yang tersedia dalam form "rafflecopter" di bawah ini ; dan Anda bisa mengikutinya setiap hari selama sebulan guna memperbesar peluang kemenangan Anda !! 
4. Birthday Giveaway ini akan serentak dimulai pada tanggal 25 April 2012 dan akan ditutup pada tanggal 15 Mei 2012 pukul 24.00 wib. Para pemenang akan diumumkan pada hari Jum'at tanggal 18 Mei 2012. 
5. Jika dalam waktu 48 jam setelah dihubungi, pemenang belum memberikan data konfirmasi, maka akan dipilih pemenang baru. 

Nah ... bagi Anda yang mengikuti Giveaway di blog ini, inilah hadiahnya : 


" Voucher Discount 30% for one (1) book of Your Choice "

Anda akan menerima voucher discount 30% untuk pemesanan satu (1) buah buku via HobbyBukuShop dan bisa dibelanjakan kapan saja dalam jangka waktu 1 bulan setelah pengumuman pemenang. Judul bebas bisa dipilih selama stok masih tersedia dan tercantum dalam daftar penerbit yang berpartisipasi di bawah ini.

( Gramedia Pustaka Utama / Elex Media Komputindo / Kompas Gramedia / Serambi / Atria / Penerbit Ufuk / Matahati / Erlangga / Esensi / Gagas Media / Bukune / Gradien )

SEMOGA "KEBERUNTUNGAN" MENYERTAI ANDA !! Good Luck (^O^) 

Tuesday, April 24, 2012

MADICKEN

Judul Asli : MADICKEN

Copyright (c) by Saltkrakan AB / Astrid Lindgren

Illustration by Ilon Wikland

Alih Bahasa : Listiana Srisanti

Cover : Eduard Iwan Mangopang

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Cetakan ke-3 : Desember 2002 , 208 hlm


"Madicken tinggal di luar kota kecil di Swedia, dalam rumah besar berwarna merah. Rumah itu dinamakan Junibacken yang artinya Bukit Juni. Di sana tinggal pula Papa yang bekerja sebagai penulis di surat kabar, Mama dan adik perempuannya bernama Elisabet, Alva pembantu mereka, Sasso-seekor anjing pudel dan Gosan-kucing mereka. Ada pula tetangga dekat yaitu Paman Nilsson dan Bibi Nilsson serta putra tunggal mereka Abbe, yang pandai membuat roti.

Madicken sebenarnya bernama Margareta. Tetapi waktu masih kecil, dia memanggil dirinya Madicken dan sekarang walaupun sudah berusia 7 tahun, dia masih juga dipanggil Madicken. Hanya kalau dia sedang nakal dan harus ditegur maka dia dipanggil Margareta .... dan dia sering dipanggil Margareta karena selalu banyak akal dan banyak ulah, sering kali melakukan sesuatu tanpa dipikir terlebih dahulu. Berbeda dengan Elisabeth yang dipanggil Lisabet, yang selalu manis dan tidak banyak ulah.

Dari sekian banyak ulah Madicken, ada yang cukup membahayakan dirinya, seperti ketika dia mengajak Lisabeth piknik di atap gudang yang tinggi, kemudian menggunakan payung besar Madicken terbang dari atas atap - berusaha menirukan seekor burung. Akibatnya dia harus dirawat karena gegar otak ringan selama beberapa hari dan tidak bisa mengikuti acara piknik sekolah. 

Tidak jera dengan pengalaman tersebut, Madicken berkelahi dengan Mia saat membela Lisabet yang bertengkar dengan Mattis - padahal saat itu mereka berdua sedang menuju ke tempat Dokter Berglund karena Lisabet memasukkan kacang polong ke dalam hidungnya tanpa bisa kembali keluar. Belum lagi pengalaman mengerikan ketika Madicken bertemu langsungdengan hantu roh Pangeran Kraka-kakek canggah Abbe yang meninggalkan harta terpendam. Bagaimana pula saat Madicken berusaha menjual LIsabet sebagai budak belian yang ditawan di dalam sumur tak terpakai....




Books "EMIL DARI LONNEBERGA"

Judul Asli : EMIL I LONNEBERGA
Copyright (c) by Saltkrakan AB / Astrid Lindgren
Illustration by Bjorn Berg
Alih Bahasa : Purnawati Olsson
Cover : Eduard Iwan Mangopang
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan ke-1 : Juni 2003 , 112 hlm
Rate : 4 of 5

"Emil seorang anak laki-laki kecil yang tinggal di Katthult, desa Lonneberga, Smaland, Swedia. Di sana tinggal pula keluarga Emil yaitu ayahnya Anton Svensson, ibunya Alma Svensson serta adik perempuannya si kecil Ida. Selain itu ada pula pembantu mereka yaitu Lina dan Alfred, pekerja ladang. Emil baru berumur lima tahun tapi dia sekuat lembu, keras kepala (terutama jika ide-ide cemerlangnya timbul) dan suka seenaknya. Matanya bulat dan biru. Kedua pipinya kemerah-merahan. Rambutnya pirang dan agak keriting. Kelihatannya si Emil ini manis sekali, seperti malaikat kecil. Tapi jangan tertipu, itu cuma kelihatannya saja, sebab sebetulnya si Emil ini badungnya bukan main. Mau tahu apa saja yang sudah dilakukan Emil?

Pada hari Selasa, 22 Mei keluarga Svensson makan bersama menikmati sup daging yang dihidangkan dalam mangkuk kembang-kembang. Emil sangat suka dengan sup daging sehingga saat sup tinggal beberapa tetes di dalam mangkuk, Emil memasukkan kepalanya ke dalam mangkuk & menghisap sisa sup yang ada. Namun ketika dia hendak mengeluarkan kepalanya, tenyata kepalanya tersangkut di dalam mangkuk-tidak bisa dikeluarkan walau Alfred berusaha menarik kepala Emil. Kepala Emil terjepit kuat ke dalam mangkuk. 

Maka kedua orang tuanya terpaksa membawa Emil ke dokter di Mariannelund untuk melepas mangkuk dari kepala Emil tanpa merusak dan memecahkan mangkuk (karena harganya mahal). Setiba di tempat dokter, Emil yang diajari sopan santun menundukkan kepala membalas salam dokter, akibatnya mangkuknya membentur meja dan ....prang ... mangkuk seharga 4 kron terbelah dua. Untung dokter tidak meminta biaya periksa. 

Karena gembira, ayahnya memberi Emil hadiah uang logam 5 ore. Kalau saja Emil itu anak biasa, pasti hari itu takkan terjadi sesuatu lagi. Tapi Emil bukan anak biasa. Tebak apa yang Emil lakukan? Emil memasukkan uang logam itu ke mulutnya dan dalam perjalanan pulang terdengar bunyi 'plop' pelan - saat uang logam tersebut tertelan. Maka segera mereka kembali ke dokter yang baik hati dan tidak meminta bayaran sekali lagi, hanya menyarankan agar Emil makan lima buah kue supaya uang logam itu keluar dengan sendirinya. 

Akhirnya dengan tenang dan bahagia mereka pulang ke Katthult, Lonneberga. Sesampai di rumah pak Anton segera menyambung mangkuk yang terbelah dua sehingga tampak seperti utuh kembali. Lina bahagia karena ia bisa membuat sup daging lagi karena mangkuknya kembali. Itu menurut Lina, ia lupa bahwa ada Emil yang bisa berbuat apa saja. 

Saat malam menjelang tidur, Emil dan si kecil Ida masuk ke dapur mencari ibunya. Diatas meja terlihat mangkuk kembang-kembang yang bagus dan utuh. Ida bertanya kepada Emil : "Bagaimana sih kepalamu tadi bisa masuk ke dalam mangkuk?" "Ah, tidak susah kok, hanya ku masukan seperti ini," kata Emil. Berikutnya terdengar jeritan dan teriakan Ida serta Emil karena sekali lagi kepalanya terjepit di dalam mangkuk. 

Bu Alma yang mendengar teriakan anaknya segera berlari masuk dapur, melihat Emil meloncat-loncat dengan kepala di dalam mangkuk, maka ia segera meraih tongkat besi pengorek tungku dan .... Prraaang ..... mangkuk itu pecah berkeping-keping. Pak Anton yang segera menyusul masuk ke dapur tak bisa berkata apa pun melihat kejadian itu. Itu kejadian pada tanggal 22 Mei. 

Masih banyak cerita lain seperti pada hari Minggu, 10 Juni ketika Emil mengerek si kecil Ida ke atas tiang bendera persis saat para tamu berdatangan ke acara pesta di Katthult, menyusul petualangan Emil di pondok perabotan, kemudian Emil menghilang dan berubah menjadi seekor ayam (menurut Ida), bahkan ketika persediaan sosis di gudang lenyap secara misterius atau saat perayaan 8 Juli di Hultsfred, dimana Emil berkuda seorang diri mencari Alfred yang disayanginya, mendapat penghasilan dalam sekejap di pasar malam hingga menggagalkan perampokkan. Semua hal ini ulah Emil yang tidak pernah kehabisan akal."

Best Regards,
* Secret Garden *