Translate

Showing posts with label 4.0 Star. Show all posts
Showing posts with label 4.0 Star. Show all posts

Sunday, June 7, 2015

Books "BY THE TIME YOU READ THIS, I'LL BE DEAD"

Judul Asli : BY THE TIME YOU READ THIS, I’LL BE DEAD
Copyright © 2014 by Julie Anne Peters
Penerbit Noura Books
Alih Bahasa : Hedwigis Chrisma Hapsari
Proofreader : Lani Rachmah
Layout : Nurhasanah Ridwan
Cetakan I : April 2015 ; 322 hlm ; ISBN 978-602-0989-13-6
Harga Normal : Rp. 59.000,-
Rate : 4 of 5

Kisah dengan tema bullying selalu menempati tempat khusus di hatiku. Dan sejauh ini, diriku masih selalu terkejut ‘menyaksikan’ sejauh mana tindakan-tindakan yang dilakukan oleh para pelaku mulai anak-anak hingga remaja, yang masih dianggap sekedar keisengan belaka, justru condong menjurus pada awal dari serangkaian ‘kejahatan’ yang menimbulkan trauma tak terlupakan bagi para korbannya – mereka yang disebut sebagai korban bullying. Julie Anne Peters juga merupakan salah satu penulis yang senantiasa ‘berani’ dalam mengangkat tema-tema sosial pada kaum anak-anak hingga remaja, topik yang acapkali dianggap tabu untuk dibicarakan secara blak-blakan namun justru merupakan ‘monsters’ yang diam-diam menjadi predator rutin di kalangan ini.

Wednesday, April 22, 2015

Books "WEEDFLOWER"

Books “BUNGA LIAR”
Judul Asli : WEEDFLOWER
Copyright © 2005 by Cynthia Kadohata
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Lanny Murtihardjana
Desain Sampul : Marcel A.W.
Cetakan I : Oktober 2008 ; 272 hlm ; ISBN 978-979-22-4088-7
Harga Normal : Rp. 35.000,-
Rate : 4 of 5

SEPERTI INILAH RASANYA KESEPIAN :
Seakan-akan semua orang menatapmu. (Adakalanya Sumiko merasakan ini.)
Seakan-akan tak seorang pun melihat kepadamu. (Sumiko sering mengalaminya.)
Seakan-akan kau tak peduli apa pun. (Ia merasakan ini lebih-kurang sekali seminggu.)
Seakan-akan kau nyaris hendak menangisi tiap hal sepele. (Ia merasakan ini sekitar sekali sehati.)

Rangkaian kalimat pembuka yang mampu menggugah diriku untuk mengetahui lebih dalam tentang sosok gadis cilik bernama Sumiko yang telah menginjak usia 12 tahun. Sumiko bersama adiknya Takao yang biasa dipanggil Tak-Tak, telah menjadi bagian dari keluarga Paman dan Bibinya semenjak kecelakaan yang merenggut nyawa kedua orang tuanya. Mereka tinggal di salah satu kawasan distrik di California, Amerika Serikat, bersama Jiichan (kakek) dan kedua putra Paman-Bibinya, Ichiro (23 tahun) dan Bull (19 tahun). Sebagaimana pendatang dari Asia, peraturan pemerintah melarang orang-orang yang tidak lahir di Amerika untuk mendaftar sebagai warga negara atau menyewa tanah, lahan tempat tinggal. Meski baik  Jiichan maupun Paman telah bertahun-tahun merantau dan tinggal di Amerika, mereka tak memiliki hak apa pun sebagai warga negara yang senantiasa memberikan slogan jaminan kebebasan dan masa depan yang cerah bagi siapa pun juga. Sumiko dan keluarganya sudah terbiasa untuk hidup berdampingan dengan ‘orang-orang kulit putih’ yang acapkali melihat mereka dengan pandangan berbeda. Kemudian, suatu hari, semuanya berubah ...

Tuesday, December 9, 2014

Books "TEKA-TEKI TERAKHIR"

Judul Asli : TEKA-TEKI TERAKHIR
Copyright © by Annisa Ihsani
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Editor : Ayu Yudha
Desain sampul : EorG
Cetakan I : Maret 2014 ; 256 hlm ; ISBN 978-602-03-0298-0
Rate : 4 of 5

Kota kecil Littlewood dipisahkan oleh sebuah sungai yang membagi pemukiman penduduk dalam dua sisi yang berbeda. Di sisi sebelah kanan, hunian lebih besar karena termasuk fasilitas sekolah, gereja dan supermarket. Sedangkan sisi sebelah kiri sungai hanya ada dua hunian, satu milik keluarga Welman dan satu dihuni oleh keluarga Maxwell. Keluarga Maxwell cukup dikenal oleh penduduk Littlewood karena mereka justru jarang bersosialisasi atau saling memperkenalkan diri dengan penduduk lainnya. Bahkan oleh anak-anak, pasangan suami-istri Maxwell dikabarkan merupakan penyihir yang tidak menyukai anak-anak. Tiada yang tahu kebenaran dari aneka isu yang terjadi karena tak satu pun dari mereka berani untuk mengetuk dan masuk ke dalam kediaman keluarga Maxwell. Hingga pada suatu hari, Laura Welman – si bungsu yang selalu takut untuk melewati kediaman Maxwell saat berangkat ke sekolah, berjumpa dengan salah satu anggota keluarga Maxwell yang akan merubah kehidupannya.

Books "THE HOUSE OF DIES DREAR"

Title : “THE HOUSE OF DIES DREAR”
[ book 1 of DIES DREAR CHRONICLES ]
Copyright © 1968 by Virginia Hamilton
Copyright renewed © 1996 by Virginia Hamilton
Cover design by Debra Sfetsios
Cover illustration copyright © 2006 by Leo & Dianne Dillon
Aladdin Paperbacks (an imprint of Simon & Schuster Children’s Publishing Division)
Printed in the United States of America
First paperback edition 1970 ; reissued 1984
Aladdin Paperback edition January 2006 | 250 p | ISBN  978-1-4169-1405-1
Rate : 4 of 5

~ Conclusion in Bahasa Indonesia at the bottom post ~

ALA Notable Children’s Book
Edgar Allan Poe Award Winner

Thomas Small going into thirteen when his family moving from North Carolina to Ohio, leaving his Great-grandmother Jeffers and others relative behind. Mr. Small wants his family living in different environment, where no separation between black and white people. He got a new job as an teacher, aside his likeness in history, he also got a new house with long tragic history where the owner was an abolitionist known as Dies Drear – part of the Underground Railroad. Thomas who also fond of the story which his father told him, got excited when he learn that more than one hundred thousand slaves who fled from the South to Canada between 1810 – 1850, forty thousand of them had passed through Ohio.

Books "SPEAK"

Title : “SPEAK”
Copyright © 1999 by Laurie Halse Anderson
Cover art © 1999 by Michael Morgenstern
Square Fish (an imprint of MacMillan)
Printed in the United States of America
Originally published in United States by Farrar Straus Giroux
First Square Fish Edition : May 2011 | 216 p | ISBN  978-0-312-67439-7
Rate : 4 of 5

~ Conclusion in Bahasa Indonesia at the bottom post ~

My reading preference mostly in thriller, mystery and fantasy, and since two years ago I also added classiclit in my TBR, but then again I also reading so many different genre as long there is ‘good story’ in it. Several months ago I stumble on book by Laurie Halse Anderson’s Catalyst – the kind of story that really surprise me with shocking moment, added with interesting subject too. Since then I’m reaching to spend times to read another book of her. Then finally I meet with ‘SPEAK’ – another Laurie’s works that already have several praise and award too. But the subject of the story itself who really got me interested in reading it. 

Books "CATALYST"

Books “KATALIS”
Judul Asli : CATALYST
by Laurie Halse Anderson
Copyright © 2002 by Laurie Halse Anderson
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : SP Dyah Purnamasari
Desain Sampul : eMTe
Cetakan I : Januari 2011 ; 264 hlm ; ISBN 978-979-22-6603-0
Rate : 4 of 5
[ Goodreads ]
“Katalisator adalah zat yang menambah kecepatan reaksi. Katalisator dimasukkan ke salah satu tahap reaksi, lalu nantinya diregenerasikan kembali dalam proses itu. Katalisator tidak habis terpakai, ia menciptakan jalur energi baru yang lebih rendah dalam reaksi tersebut.” [ ~ from “Catalyst” | p. 81 ]
Kate Malone – putri sang pendeta yang berbakti, mencurahkan waktu untuk meraih peringkat pertama di bidang akademik dan mengurus rumah tangga (terutama karena sang ayah dan adik laki-lakinya tidak mampu melakukannya) setelah sang ibu meninggal dunia. Kate bahkan meluangkan waktu untuk ikut serta kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh anggota gereja. Semua memandang Kate sebagai anak teladan dan layak menjadi contoh bagi remaja lain. Tiada yang mengetahui apa sebenarnya yang ada di dalam benak Kate, karena ia telah menutup rapat-rapat rahasia tersebut.

Books "THE BOY WHO ATE STARS"

Books “ANAK LELAKI YANG MENELAN BINTANG-BINTANG”
Judul Asli : THE BOY WHO ATE STARS
by Kochka
Copyright in the original text © 2002 Éditions Grasset & Fasquelle
Copyright in the English translation © 2004 Sarah Adams
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Rahmani Astuti
Desain & ilustrasi sampul : Satya Utama Jadi
Cetakan I : Agustus 2008 ; 104 hlm ; ISBN 978-979-22-3927-0
Rate : 4 of 5

“You see only with your heart, because your eyes miss what matters.”

Lucy (12 tahun) baru saja pindah bersama keluarganya ke Rue Merlin No. 11, Paris di bulan September, dan ia memiliki misi khusus untuk mengenal setiap tetangga penghuni apartemen di gedungnya dan memasang bendera kenegaraan asal para penghuni di pintu masing-masing. Hingga ia bertemu dengan tetangga yang menghuni apartemen tepat di atas kediamannya. Karena Lucy mulai mengenal Matthew – bocah berusia 4 tahun yang sangat unik dan memiliki ‘dunia’ tersendiri yang mengundang Lucy untuk mengetahui lebih jauh.

Sunday, December 15, 2013

Books "SAPPHIRE BATTERSEA"

Books “SAPPHIRE BATTERSEA”
Judul Asli : SAPPHIRE BATTERSEA
[ book 2 of Heather Feather Series ]
Copyright © Jacqueline Wilson, 2011
Covert illustrations and inside artwork © Nick Sharratt, 2011
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Debby Deasy Natalia
Editor : Reita Ariyanti
Cetakan I : Oktober 2012 ; 464 hlm ; ISBN 978-979-22-8916-9
Rate : 4 of 5

Hetty Feather memiliki rahasia besar. Ia ternyata bukan anak yatim-piatu, karena setidaknya sang ibu masih hidup dan tinggal tak jauh dari dirinya. Ibunya adalah Ida Battersea – pelayan panti asuhan Foundling Hospital, yang selalu bersikap baik dan penuh perhatian terhadap dirinya. Bahkan nama aslinya sangat indah, Sapphire Battersea, bukan Hetty Feather yang terdengar sangat konyol. Namun mereka harus merahasiakan hal ini, karena jika pihak panti asuhan mengetahuinya, Ida akan dikeluarkan tanpa pesangon dan tanpa referensi untuk mencari pekerjaan lain yang cukup layak.

Namun suatu hari, akhirnya rahasia itu terbongkar, maka Ida harus segera keluar tanpa sempat berpamitan dengan Hetty yang dihukum kurungan. Kepedihan hati Hetty tak mampu diobati. Penderitaan yang dialami dalam panti asuhan, sebelumnya dapat tertahankan karena mengetahui ibunya berada di dekatnya. Kini mereka harus berpisah, menanti hingga Hetty berusia 14 tahun untuk dianggap layak keluar dan bekerja sebagai pelayan di luar panti asuhan. Berkat bantuan Mrs. Smith – wanita penulis yang mengagumi bakat dan keberanian Hetty, ia memperoleh pekerjaan sebagai pelayan di kediaman Charles Buchanan – seorang penulis yang cukup punya nama.